Tampilkan postingan dengan label Indonesian Culture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Culture. Tampilkan semua postingan

Rabu, April 15, 2009

HARI KARTINI

Seingat saya, rasanya sudah berpuluh puluh tahun tidak merayakan hari kartini, yang ada tinggal di ingatan saya adalah ketika saya SD merayakannya dengan memakai baju nasional dan didandanin habis habisan sama ibu saya, karena nampaknya ibu saya bersaing dengan teman temannya untuk urusan yang satu ini. Dan dulu saya sering sekali bermuka sebal jika didandanin, pakai make up, pakai kebaya. Tapi itu dulu.. kalau sekarang sih sudah bertransformasi jadi banci tampi of the year hehhhe....

Nah beberapa hari ini saya benar benar terhentak luar biasa. Beberapa undangan untuk sebagai pembicara di hari kartini di berbagai tempat di Indonesia sudah saya terima. Kaget sekali... enggak salah??? hari kartini???? dan saya sebagai key note speaker???? Saya lalu berpikir keras... apa sih yang sedang terjadi dalam diri saya, sedang terjadi terhadap yang ada di sekeliling saya??? Saya bertanya dalam diri saya, apa pantas saya jadi pembicara di depan sekian banyak orang di hari yang sangat dihormati para perempuan se indonesia? Apa pantas saya berbicara depan mereka? dan apa yang mau saya bicarakan ke mereka??? Apa bisa mereka mendapatkan sesuai dengan yang mereka harapkan??? mengingat mendatangkan saya dari Jambi kan juga tidak murah, heheheh... Bingung sungguh bingung.. gundah sungguh gundah.

Balik ke ibu kartini...

Rasanya semua yang ada dalam diri saya, jauh dari karakter ibu kartini, saya bukan perempuan yang halus budi bahasa, bukan perempuan yang nrimo, bukan perempuan yang patuh pada orang tua dan suami. Saya bukan lah teladan yang baik seperti ibu kartini. Tapi saya suka sekali dengan sikap pantang menyerah ditengah keterbatasan yang ada dalam ibu kartini. Saya juga bukan orang yang gampang menyerah... kalau saya punya mau, harus kesampaian, harus kejadian. Sudah banyak sekali yang bilang saya sangat keras kepala dan jiwa pemberontak dalam diri saya memang dari dulu sering tidak dapat diredam.

Saya sering tidak bisa terima, jika melihat perempuan Indonesia tidak diperlakukan dengan hormat, dijadikan koleksi istri istri orang kaya, terutama di sinetron Indonesia, yang justru penggemar terbanyaknya, perempuan Indonesia. Saya tidak bisa menerima segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga, baik yang bentuknya kekerasan fisik, kekerasan mental dan kekerasan kata-kata. Memang saya sadar, tidak semua perempuan Indonesia bisa dalam posisi mandiri, baik kemandirian secara finansial maupun kemandirian untuk hidup sendiri tanpa bergantung terhadap siapapun kecuali bergantung pada kemampuannya sendiri dan otaknya, untuk memperjuangkan haknya, melindungi harga dirinya.

Seperti yang saya pernah bilang, setelah saya dikenal publik, saya justru malah sering menjadi tempat curhat teman teman di dunia maya. Cerita mereka sering membuat saya menitikkan airmata, melihat perempuan Indonesia, yang mestinya bisa memaksimalkan potensi dirinya masing masing, terkukung dalam kehidupan yang membuatnya tidak hanya tidak bahagia, tetapi jadi lumpuh karena tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Saya ingin sekali membantu mereka, tapi tidak bisa berbuat apa apa kecuali menjadi inspirasi bagi mereka.

Balik ke hari Kartini...

Perayaan hari Kartini yang moderen sebaiknya bukan lagi menjadi pesta kostum, tapi sebaiknya menjadi hari dimana kita, perempuan Indonesia, saling mendukung, saling membantu sesama perempuan Indonesia dengan kemampuannya masing masing, agar perempuan Indonesia bisa merdeka, dalam arti bisa bahagia dengan apapun pilihan hidup mereka, bisa memaksimalkan semua potensi diri yang diberikan Tuhan kepada setiap perempuan Indonesia, menjadi pribadi yang mandiri, secara mental dan finansial.

PEREMPUAN INDONESIA, ADALAH PEREMPUAN YANG HEBAT, DAN SAYA BANGGA JADI PEREMPUAN INDONESIA.

Minggu, Maret 01, 2009

JADI CALEG

Akhir akhir ini banyak banget teman teman dan saudara aku yang berjuang agar terpilih ( atau untuk kedua atau kesekian kalinya) sebagai anggota DPR RI, DPRD I dan DPRD II. Dari yang serius berjuang sampai titik darah penghabisan, sampai yang cuma sekadar penggembira dengan modal dengkul. Tapi seperti apapun usaha mereka,salut saya untuk mereka( terlepas dari ada atau tidaknya niat baik mereka jika nanti terpilih ).

Saya jadi teringat kisah lima tahun yang lalu ketika saya jadi caleg DPR RI partai PIB ( partain indonesia baru ) untuk DAPIL SUMUT 1. Sebenarnya secara fisik,mental dan finansial waktu itu,saya belum siap, tapi karena di dorong oleh My Dad yang bersahabat erat dengan Alm.Sjahrir, akhirnya mau juga saya ikut berperan serta bantu bantu di partai itu. Kata My Dad, tidak akan ada ruginya belajar. Jika suatu saat mau diseriusin, kamu sudah tahu apa yang kamu mau perbuat dan bagaimana caranya. Akhirnya selama sekitar 6 bulan saya bolak balik setiap minggu ke Medan sama Nanda Hasibuan dan Opung Gustav Panjaitan.

Dapil 1 waktu itu meliputi pemkot Medan, kabupaten Deli Serdang dan kabupaten Serdang Bedagai. Dan benar kata My Dad...banyak yang saya pelajari dari sini. Saya sudah keliling ke semua kecamatan yang ada di sana, dan tidak ada satupun pengalaman buruk selama keliling dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya. Penduduk disana sangat baik dan tulus jika kita datang dengan tangan terbuka. Saya paling sering dioleh olehin makanan dan kue kue khas daerah sana jika pulang. Saya paling senang kalau ke daerah pemukiman nelayan. Penduduknya biasanya sangat ramah dan sangat mudah untuk dikumpulkan. Beda dengan masyarakat yang sudah tinggal di perkotaan.Ngumpulin 50 orang saja kalau enggak diiming imingin uang kayaknya susah banget.

Bukan rahasia umum jika ingin nyaleg, harus siap dana yang tidak sedikit. Banyak banget pengeluaran yang bakal keluar, baik di rencanakan maupun tidak.Semuanya serba money oriented. Setiap turun ke lapangan, duit harus tebal. Bagi bagi kaos, sarung, obat, beras, sembako , cetak atribut, biaya kopi, rokok dan makanan dalam setiap rapat dan pertemuan dengan konstituen di daerah adalah suatu standard banget, tapi itupun bisa habis ratusan juta rupiah. Jadi bullshit deh kalau modal dengkul aja bisa kepilih. Tetap harus ada biaya yang dikeluarkan. Saya pernah hitung kasar, untuk biaya kampanye DPR RI,setidaknya dibutuhkan dana bisa 2 milyar rupiah atau bahkan lebih sekarang ( kata teman saya yang sedang berlaga ).

Saking asiknya keliling semasa sebelum dan sesudah kampanye, saya kecapaian , jatuh sakit dan masuk rumah sakit selama hampir dua minggu. Hasil pemeriksaan saya terkena malaria dan tiphus akut. Tapi saya senang sekali walaupun pada saat itu tahu di atas kertas pasti kalah.. Dan memang akhirnya kalah. Tapi begitu banyak hal yang bisa dipelajari.

Sekarang saya tidak ikutan nyaleg lagi,karena saya ingin berkonsentrasi dan ingin eksis jadi penulis. Tapi saya tidak bisa melupakan pengalaman ini. Mungkin suatu hari nanti, jika saya sudah sangat dikenal publik, mungkin mau juga saya tergerak untuk ikut dalam pertarungan lagi.

Untuk teman teman yang ikut nyaleg, selamat berjuang ya. Kalau sudah duduk, jangan lupa berdiri......

xxx

Amelia Masniari

Kamis, November 27, 2008

TIPS MENGHADAPI KRISIS EKONOMI GLOBAL

Dunia sepertinya dilanda kepanikan terhadap krisis ekonomi global.... tidak dapat disangkal memang.... krisis yang dialami US memang memberi tamparan yang luar biasa terhadap Indonesia yang masih mengandalkan ekspor ke luar negeri, terutama US...

Krisis ini memang berbeda dari krisis yang terjadi tahun 98 di Indonesia. Jika tahun itu yang krisis hanya negara negara di asia tenggara dan amerika latin yang dimulai di Thailand, maka krisis tahun ini semua negara terkena dampak krisis global. Jika tahun 98 yang terpangkas hanya nilai rupiah, bursa saham Indonesia, namun masih banyak juga yang diuntungkan oleh krisis 98, misalnya para pengusaha yang berorientasi ekspor atau yang ber income dalam USD, petani karet yang harganya mendadak melambung tinggi dalam USD dan TKI. Maka krisis yang kita alami sekarang memukul semua sektor... hal ini terjadi karena orang orang di luar negeri mengurangi konsumsi dan melakukan penghematan, sehingga permintaan luar negeri terhadap produk produk ekspor di Indonesia mengalami penurunan dan hasil hasil pertanian yang dapat diekspor ke luar negeri mengalami penurunan harga yang amat drastis, seperti sawit dan karet.... ( kecuali pinang di Jambi hahhahaa / eh ini serius loh... yang naik dalam USD cuma pinang.... saking langkanya.) Hal ini bisa menyebabkan banyak pabrik dan perusahaan bangkrut karena berkurangnya order, dan dampak berikutnya adalah pemecatan karyawan dan buruh pabrik... Pengangguran akan melimpah ruah dan menambah beban pemerintah dan pembayar pajak tentunya.... Kriminalitas akan semakin merajalela.... kecemburuan sosial antara si kaya dan si miskin akan semakin terlihat.... yang punya kekuasaan dan yang merasa tertindas dan jika ini terjadi chaos atau kerusuhan bisa terjadi lagi di Indonesia.

Menurut saya, Indonesia mungkin bisa terselamatkan dalam krisis ini, jika kita semua bersama sama melakukan penghematan dan efisien dalam berkonsumsi.... Indonesia masih diuntungkan dengan jumlah penduduknya yang amat sangat banyak dan terkenal sangat konsumtif.... sehingga konsumsi penduduk Indonesia inilah yang mampu menahan agar roda ekonomi dan produksi Indonesia tetap berjalan.

Krisis ekonomi ini saya perkirakan akan lebih lama dari krisis yang dialami Indonesia tahun 98. Untuk itu kita, perempuan harus bijak menyikapinya, karena dalam rumah tangga, Perempuan biasanya pengendali ekonomi keluarga... Pengendalian diri dalam berkonsumsi dan penghematan adalah suatu keharusan yang sudah mulai dilakukan untuk menyelamatkan keluarga.

Tips Menghadapi Krisis Ekonomi Global

  1. Kurangi pemakaian energi yang tidak perlu dengan sendirinya mengurangi pemborosan.
  2. Biasakanlah berpergian bersama sama, tidak sendirian dalam satu mobil untuk menghemat bensin.
  3. Kurangi berpergian yang tidak penting ke luar negeri untuk penghematan devisa dan membantu mengendalikan nilai Rp.
  4. Kurangi belanja produk Import, apalagi untuk benda benda yang tidak terlalu urgen sifatnya.
  5. Mulailah menggiatkan pemakaian produk Indonesia untuk membantu pengusaha, petani dan peternak Indonesia serta membantu menggerakkan roda ekonomi Indonesia.
  6. Giatkan pemakaian produk daur ulang... dan bio friendly untuk menyelamatkan bumi kita ini.
  7. Jeli melihat peluang yang ada disekitar kita yang bisa menambah income keluarga....
  8. Jangan sia siakan potensi yang ada di dalam diri kita.... maksimalkan potensi dan bakat yang ada, pasti ada jalan untuk menambah income.
  9. Jika orang menyarankan untuk keluar dari bursa saham atau menghindari investasi saham, saya justru sebaliknya... this is a sale time for stock market.... Jika punya duit berlebih atau nganggur yang dapat diparkir untuk sekitar tiga tahun, saham adalah sarana investasi yang menjanjikan... Saya percaya, roda terus berputar. masih ada beberapa perusahaan Indonesia yang memiliki ketahanan yang luar biasa, karena produknya yang spesifik yang tidak dimiliki banyak negara dan akan terus dibutuhkan... sektor pertambangan , telekomunikasi, pertanian sudah terbukti teruji krisis, dan jika terjadi recovery, saham saham inilah yang bergerak terlebih dulu secara cepat...
  10. Harga emas lagi murah... mulai menyimpan dalam bentuk emas batangan, bukan perhiasan, karena terbukti liquid dan jarang rugi menyimpan emas untuk jangka waktu menengah dan jangka panjang.
  11. Mulai lah berwisata di dalam negeri, untuk membantu menghemat devisa di dalam negeri. Percaya deh... Indonesia itu indah dan unik sekali... Memang dalam pariwisata Indonesia, infrastrukturnya masih parah... tapi jika kita membantu dengan berwisata di dalam negeri, dengan sendirinya, infrastruktur di daerah daerah pariwisata di Indonesia bisa mulai digerakkan... banyak loh daerah daerah pariwisata yang masih virgin di Indonesia, kerinci di Jambi, Pulau Banda di Ambon, Pulau Sabang di Aceh, Nias di Sumatra Utara, kepulauan Raja Ampat di Papua, Ternate di Maluku Utara, dll.... percaya deh, setelah kamu lihat tempat tempat yang saya sebutkan diatas..... You gonna really love Indonesia.
  12. Berdoalah supaya krisis ini cepat berakhir dan Indonesia selamat dalam krisis ini....
I love Indonesia...

Amelia Masniari

Rabu, Desember 26, 2007

PALEMBANG SURGA TEKSTIL


Oh My God...........kain-kain tradisional Palembang luar biasa indahnya... Seharian ini saya menghabiskan waktu menikmati keindahan kain-kain palembang......dari yang high class koleksi Zainal Songket di Hotel Aston sampai yang di pusat penjualannya di Kompleks Ilir Barat Permai , samping Ramayana ( tapi harus jago nawar dan mengenal mutu-mutu songket ). Selama ini yang saya tahu, hanya songket Palembang.. ternyata banyak sekali loh jenis lainnya yang tak kalah indahnya.

Tajung ( untuk laki-laki )/ Blongsong ( untuk perempuan dan satu set dengan selendangnya ), kalau dilihat sekilas, mirip sekali dengan sarung tenun sutra makasar, kotak-kotak atau motif geometri, tapi harganya seratus ribuan yang sutra dua ratus ribuan. Saya sudah bayangkan pasti indah sekali dipakai dengan kebaya moderen.

Batik Palembang, ada yang sutra, ada yang rayon, dll... motifnya berbeda dengan batik jawa, agak mirip dengan batik Jambi, warnanya kebanyakan warna-warna tanah, jarang sekali yang warnanya terang. Selain motif bunga, ada gambar kapal, ikan bahkan jembatan. Sutra sarimbit ( untuk suami-istri ) harganya sekitar mulai dari 400rb an, yang bukan sutra mulai dari 300rb an... selain yang konvensional, ada juga yang sudah diberi prada, atau sentuhan emasnya...tapi saya suka yang konvensional... lebih terlihat mahal.

Jumputan yang dipopulerkan oleh Ghea Panggabean nampaknya sekarang sudah mulai come back lagi....warnanya jauh lebih cerah.... harganya yang satu set sutra untuk bawahan, atasan, selendang sekitar mulai dari 400rban....

Sutra Palembang dengan motif-motif abstrak dan gradasi warna sangat cantik. Ada yang bunga-bungaan, kupu-kupu, burung, dll... ada yang sudah dibentuk pola, ada yang belum. ada yang satu lebar 2m, 2,25 m , 2,5m, 2,75m... tergantung keperluan... biasanya sih untuk gamish atau kaftan yang banyak makan bahan... harganya yang organdi mulai dari 120rb an dan mulai dari 200rb an yang sutra/ lembar. yang satu set lengkap untuk bahan organdi mulai dari 250rb an dan yang sutra mulai dari 350rb an

Songket Palembang

Dahulu tidak sembarangan orang bisa memakai kain songket, hanya keluarga sultan dan kerabatnya...baru setelah zaman penjajahan kaum kaya raya dan pejabat tinggi atau amtenaar mulai memakai songket. Orang Palembang sangat menghargai songket Palembang dan dijadikan bagian dari hantaran lamaran,pernikahan, nujuh bulanan dan harta warisan... sampai ada anekdot, jika di Palembang terjadi bajir besar, yang diselamatkan seorang perempuan Palembang bukan anaknya, melainkan kain songket warisan leluhurnya... hahahaha.... ga tau deh benar atau tidak????

Cabutan, dibuat dari benang yang di cabut dari songket tua yang sudah tidak layak pakai... jenis ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah jika benang emasnya masih asli

Sutra Thailand, berbahan dasar sutra dari Thailand, namun benangnya ditenun di Palembang, sangat cantik nyaman dipakai dan terasa ringan... harganya mulai dari 4 juta rupiah untuk sarung dan selendangnya... Produksi Zainal Songket berlabel 5 juta rupiah.

Kristal, berbenang kristal,lebih terang dari benang konvensional, namun benang kristal katanya mutunya juga ada kelas-kelas tertentu... yang kelas 2 mulai dari 1,5jtan sedangkan yang kelas satu mulai dari 2,5 jutaan dan Zainal Songket berlabel mulai dari 3 jutaan... cantik dan cerah sekali... sekarang juga banyak sekali yang berbahan dasar warna pastel jadi berkesan muda... sesuai dengan selera saya.

Songket konvensional juga sudah banyak yang bagus dan ringan. Pilihan warnanya juga sangat bervariasi... harganya mulai dari 700rb an...

Alamat-alamat Tempat Jual Songket di Palembang...

  • Zainal Songket, Hotel Aston, Palembang Square.
  • Kompleks Ilir Barat Permai, samping Ramayana, jika tidak ada yang antar, jangan sungkan tanya supir taksi,karena tempat ini ngetop banget...
  • Serengam Setia, Jl. Ki Gede Ing Suro no.164
  • Rumah Limas Azis, jl. Demang Lebar Daun No.51
  • Songket Cek Ipah, Jl. Ki Gede Suro
OK... jangan ragu untuk mengkoleksi songket, karena tidak ada ruginya... makin tua, semakin mahal... dan sngket sekarang juga keren-keren loh... tidak berkesan tuwir sama sekali....

selamat mencoba.... dan bantu melestarikan budaya Indonesia....

salam

BSM

Senin, Desember 03, 2007

100 ALASAN ENAKNYA HIDUP DI INDONESIA





























I. Urusan Rumah


1. Punya Pembantu ( kalau mau banyak juga bisa ).

2. Punya Supir.

3. Punya Satpam di rumah.

4. Punya Tukang Kebun di rumah.

5. Punya Baby Sitter full time.

6. Bensin masih disubsidi pemerintah.

7. Tidak ada pembatasan umur kendaraan.

8. Bisa nembak SIM tanpa harus ujian.

9. Bisa nyogok polisi di jalan.

10. Bisa bayar malah kalau perlu langganan joki 3 in 1.

11. Salah parkir bisa diampuni polisi kalau pasang senyum manis dan mobil tidak diderek.

12. Thanks God negeri ini tidak terlalu banyak peraturan seperti di Singapura.

13. Bisa Nembak KTP di banyak tempat trus KTP nya dikoleksi dari tiap propinsi...hehehe......

14. Bisa manggil tukang jahit dan antar jemput hasil jahitan ke rumah.

15. Bisa manggil guru les privat apa saja ke rumah dan lebih murah dari pada di luar negeri.

16. Di pasar masih bisa nawar seenaknya walaupun sering kena marah...

17. Bisa manggil tukang potong rumput ke rumah.

18. Buang sampah sembarangan sering tidak ketahuan, kalau di negara orang masuk penjara.

19. Nyebrang Jalan sembarangan tanggung resiko sendiri.....

II. Urusan Keuangan


20. Tidak punya NPWP belum masuk penjara.

21. 10 thn terakhir inflasi lebih dr 100% rakyat Indonesia tidak ada yang mati kelaparan.

22. Gaji PNS/TNI/POLRI pas-pasan tapi pada bisa beli mobil dan rumah... hehehehehe........

23. Setinggi apapun harga dollar, Singapore Great Sale tetap ramai orang Indonesia....


III. Daily Activity



24. Pakai barang palsu tidak usah takut karena belum ada sanksinya.....

25. Pakai barang palsu tidak malu, malah bangga... "ini ka we satu loh jeng.... "

26. Bisa beli sarapan pagi hari bahkan subuh... selalu ada di tepi jalan....

27. Jam berapapun kelaparan tengah malam, di jalan ada yang jual makanan.

28. Ada jual jajanan lewat depan rumah.

29. Jajan di luar atau makan di rumah makan masih murah dibanding dengan negara lain.

30. Harga sayur-sayuran lokal masih murah.

31. Belanja di supermarket, plastik atau kantong belanjaan gratis di negara lain harus beli.

32. Belanja di supermarket bisa minta tolong petugasnya bawain barang ke parkiran.

33. Belanja di supermarket atau di mall ada tempat penitipan barang.

34. Di Mall ada ojek payung kalau hujan.

35. Mobil mewah bisa dapat tempat parkir paling strategis asal kasih tip sama tukang parkir.

36. Biar kata negara ini krisis ga henti, jalanan tetap penuh mobil mewah bo!!!

37. Tarif taksi di Indonesia masih termasuk murah, dan tidak ada peak hour surcharge.....

38. Supir taksi mau disuruh nunggu asal dikasih tip.

39. Tarif parkir di Indonesia masih termasuk murah.


IV Pendidikan


40. Biaya pendidikan di Indonesia masih termasuk murah.

41. Harga buku murah.

42. Walaupun gaji guru minim sekali, tapi mereka tidak mogok kerja.....

43. Biaya kuliah masih termasuk murah

44. Liburan sekolah (inc.: hari kejepit nasional) dlm 1. thn kalender sekolah banyak sekali.

45. Jangan takut... Ada anak ada rezekinya.....




V. Kesehatan




46. Biaya melahirkan normal dan caesar masih murah di Indonesia

47. Biaya rumah sakit masih termasuk murah dibanding negara lain.

48. Biaya jasa dokter dan tindakannya masih termasuk murah....

49. Walau jasa dokter murah, tapi dokter masih di servis abis sama perusahaan obat.

50. Dokter boleh praktek sesuka hati sampai jam berapa... asal kuat hehehehhe

51. Klinik 24 jam bertebaran di mana-mana....

52. Walaupun harga obat katanya mahal tapi ada generiknya....


VI Travel



53. Harga tiket pesawat domestik murah (walaupun naiknya agak sport jantung.. ).

54. Lagi musim liburan banyak calo, tapi kita sering juga butuh calo kalo kepepet... hehehe...

55. Kadang enakan beli sama calo lagi... bisa sekalian di chek in kan..... hehehe.......

56. Ada porter di terminal keberangkatan dan kedatangan.... dan murah...

57. Kalau overweight penerbangan lokal masih bisa nego.

58. Bisa nego sama bea cukai bandara hehehhehe.....

59. Kalo beruntung kadang ada calo fiskal heheheh.....

60. Kalau terlambat check in tidak terlalu lama kadang bisa ngerayu......

61. Tarif angkutan umumnya paling murah sedunia (walaupun kenyamanan dan keselamatan

tidak dijamin)......

62. Room Rate hotel berbintang di Indonesia sangat murah dan fasilitasnya OK.

63. Di Indonesia semua hotel berbintang ada room service 24 jam

64. Jangan ngeres dulu otak ya... ada hotel jam-jam an... hayo... para cowok2.....

65. Kecuali di Aceh, Check in hotel tidak harus bawa surat nikah hehehhe.....

66. Hotel berbintang di Indonesia check out nya bisa di nego sampai jam 5 sore......


VII Climate, Flora and Fauna


67. Alam yang luar biasa indahnya....

68. Air bersih masih murah bahkan gratis asal mau bikin sumur......

69. Tuhan sangat bermurah hati, bibit tanaman apapun dilempar bisa tumbuh...

70. Tanaman di pekarangan banyak yang bisa dijadikan makanan dan banyak khasiatnya.

71. Selain sebagai bahan pangan, tanaman-tanaman Indonesia banyak yang berkhasiat obat.

72. Curah hujan yang cukup mencegah kekeringan (kecuali di beberapa tempat)

73. Iklim yang sangat bersahabat dan membuat kita tidak harus punya baju winter....

74. Tempat pariwisata yang sangat banyak dan Indah.


VIII Culture


75. Orang Indonesia sangat ramah terhadap orang asing....

76. Banyak kekayaan budaya yang buat kita bangga, misalnya Bali....

77. Keragaman adat istiadat yang membuat kita berbeda dengan bangsa lain/

78. Banyak kain tradisional yang cantik dan bisa dibuat pakaian yang keren dan moderen.

79. Banyak kerajinan tangan tradisional yang bisa digunakan dan terlihat gaya dan edgy...

80. Baju Perancang Indonesia sebagian besar harganya masih terjangkau.

81. Tarif tukang jahit yang murah... sehingga kita bisa sering baju baru...

82. Kita sudah boleh bangga pakai sebagian baju dan asesoris designer Indonesia.

83. Mutu manikam alias precious stone di Indonesia banyak ragam dan harga terjangkau...

84. Tarif Salon yang murah, sehingga banyak orang Indonesia yang sangat terawat....

85. Tarif tukang pijit yang murah dan bisa dipanggil ke rumah....


IX Food



86. Makanan Indonesia banyak sekali ragam dan variasi rasanya.

87. Makanan Indonesia sangat spicy, coba bayangkan jika kita harus makan ikan mentah?

88. Ada Nasi..(inc.: nasi uduk, nasi gemuk, nasi kuning, nasi merah, nasi goreng,nasi liwet dll..).

89. Ada sambal terasi...

90. Ada petai, jengkol dan baung...

91. Ada Indomie dan Mie Sedap( sumpah... ini bukan iklan... )



X Family Matters



92. Ayah dan ibu yang tetap jadi ayah dan ibu selamanya dan kita tetap anak-anak selamanya.

93. Tidak harus keluar dari rumah umur 18 tahun

94. Orang tua yang selalu berjuang keras untuk pendidikan dan masa depan anaknya....

95. Orang tua yg bisa dimintakan tolong(in case of emergency, inc jaga anak & financial..).

96. Orang tua yang mengajarkan tata krama dan adat istiadat....


XI Religion


97. Kebebasan beragama dan kepercayaan di negeri ini.

98. Kebebasan menjalankan ibadah.

99. Kebebasan merayakan hari besar


XII Others


100. Ada kebanggaan jadi orang Indonesia....



I Love Indonesia...



Amy....