Tampilkan postingan dengan label high end brands. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label high end brands. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 22, 2010

MISS JINJING'S DAY OUT IN FOLLI FOLLIE




Kemarin aku jalan jalan ke salah satu butik kesayangan aku Folli Follie di Plaza Senayan Ground Floor... aku selalu senang sekali ke sana, selain karena barangnya bagus dan keren, para Sales Attendant nya juga sangat ramah dan helpful. Karena saya punya hubungan yang baik dengan Folli Follie Indonesia, makanya saya disambut dengan sangat baik oleh mereka.

Saya selalu senang berkunjung kesana, rasanya seperti anak kecil ada di toko permen, semua pengen dipegang, semua pengen dicoba dan pengen beli pastinya...





Saking asyiknya, aku berada di sana sampai 2 jam... sambil disuguhkan teh dan coklat folli follie... jadi tambah betah deh disana. Saya sempat membeli kalung silver dan sebuah dompet kulit untuk mbakku...

Pastinya, keluar dari sana, dengan jinjingan shopping bag orange, warna khas Folli Follie...

What a nice day out...

xxx

Miss Jinjing

PS... aku pakai bajunya Tanda Mata, by Ronald Ghagana...

Jumat, April 17, 2009

DISKUSI LUXURIOUS BRAND MARKETING DENGAN MAJALAH SWA



Tiga hari sebelum tanggal 7 April, saya tiba tiba dapat undangan untuk berperan serta dalam diskusi internal majalah Swa, yang temanya, luxurious brand marketing. Wah, saya yang saat itu sedang leyeh leyeh di Jambi, senang sekali. Tapi sih sekaligus sempat terhenyak juga, mengingat sebelum ini belum pernah ada undangan diskusi internal. Pastinya sih diskusi ini penting sekali buat majalah Swa, kalau tidak, pasti mereka tidak mau bersibuk sibuk menyiapkan tiket pp dan sejumlah fasilitas untuk saya.

Mendarat ke Jakarta, setelah makan siang dan ngeblow dikit di Irwan Salon, di manalagi kalau enggak di Senayan City, banci salon mah teteup di mana mana... Dah seger, ga lecek lagi, meluncur lah saya ke kantor majalah Swa di daerah Tanah Abang... saya di sana langsung disambut hangat oleh teman teman dari majalah Swa, termasuk oleh Pak RB Soedarto.

Setelah sempat minum teh dan ngobrol panjang lebar dengan Pak Soedarto, acara di mulai deh. Saya surprise sekali, karena hadir mas Samuel Mulia, pakar gaya hidup , orang yang tulisannya dan pendapatnya sangat saya kagumi. Jam terbang seseorang memang tidak bisa bohong, terlihat jelas disetiap kata katanya Mas Samuel. Dan saya sangat membenarkan kata katanya, bahwa branded things itu bisa membuat kita, pemakainya seperti orgasme, saat membelinya dan memakainya. Dan benar sekali pendapat Mas Samuel, kalau sekali kita sudah membeli barang branded yang benar benar premium high end, ada kecenderungan dalam diri kita untuk membeli dan membeli lagi barang yang berkualitas sama atau lebih dari yang pernah kita beli..

Mas Sam, i adore u so much... i am nothing compare to you...

Selama diskusi yang dihadiri internal majalah Swa, termasuk pimpinan redaksi dan pimpinan perusahaan, kita seru banget mendiskusikan Luxurious Brand Marketing di Indonesia, termasuk apa yang lagi " happening " dan siapa yang ada di inner circle berbisnis di luxurious brand di Indonesia. Mas Samuel yang sudah 30 tahun malang melintang di dunia ini dan ada di lingkungan high society Indonesia, benar benar seperti peta berjalan untuk memahami bisnis ini di Indonesia.

Bicara pemasaran barang barang mewah di Indonesia, memang berbeda sekali dengan pemasaran barang barang mewah di negara lain. Orang Indonesia tidak memakai yang baru keluar dari edisi Summer and Fall 09, tapi orang Indonesia biasanya memakai yang teman teman segenknya pakai, yang teman teman dari genk lainnya lagi heboh pakai. Orang Indonesia tidak di " drive " oleh trend, tapi di " drive " oleh lingkungan yang ada disekitarnya. Makanya enggak usah heran jika disekitar kita sering sekali kita jumpai, " miss kompor gas " , di setiap genk yang ada disekitar kita... Berdasarkan pengalaman nih, di setiap genk mid and high class society pasti ada satu god mothernya atau orang yang berperan sebagai penggerak dan pencetus ide atau trend. Mereka ini lah yang berperan dalam menentukan selera pasar... this is so Indonesian style..

Saking serunya, tanpa terasa, diskusi ini berlangsung sekitar 3 jam, tau tau udah gelap banget di luar sana. Tapi saya senang sekali, bisa berdiskusi dengan orang orang yang memang pakar di bidangnya masing masing. Terima kasih yang tidak terhingga untuk majalah Swa, saya tidak bakalan menolak untuk diundang lagi di acara acara selanjutnya.. (ngarep.com).

Baca tulisan saya ya, di majalah Swa yang terbaru

xxx

Amelia Masniari

Selasa, Februari 17, 2009

FROM AMELIA'S SHOPPING BAG 3













MY CLUTCH COLLECTION
Yes.. i do really love clutches... so drollinggggggggggg... so tempting... one thing cant resists... especially if they are Chloe or Prada...

Sabtu, Februari 07, 2009

BINGUNG…. INI KRISIS ENGGAK SIH???

Mbak Amy, saya kepinging banget punya Hermes Birkin , Ostrich Skin, 35 original, warna Pink Fuchsia atau Baby Pink… saya sudah termimpi mimpi bertahun tahun… Tolong bantu belikan saya dong… at any cost…

Oh satu lagi ya mbak, tolong dianter ke Singapore barangnya, soalnya saya tinggal di Singapura. Saya baca buku Miss Jinjing, dan saya percaya, Mbak Amy, buyer kelas berat…

Ini Hp saya… +65xxxxxxxxxx

Boleh minta no Hp Mbak Amy dan no rek Mbak Amy ??? saya akan menghubungi Mbak Amy.

Peluk Cium untuk Mbak Amy

Salsa

--------------------------------------------------------------------------------

Nah.. baca surat ini saya nyaris pingsan. Saya mendapatkan tantangan untuk mencari Hermes Birkin Bag yang tidak biasa… MMmmmmppphhh… at any cost lagi… langsung dong, naluri berburu belanja saya kumat…

Langsung dong saya browsing sana dan browsing sini… dan memang susah banget nih dapatin barang ini. Hermes yang eksotis skin ini memang susah di dapat, apalagi kalau warnanya spesifik seperti ini. Iseng dong saya telp Hermes di Paris…. Dengan bahasa perancis yang patah patah… Jelek Jelek begini, bisa lah saya bahasa perancis. Dan harganya bikin saya nyesek… sek sek… euro 30.000an plus plus… ehhehee…. ( kalau enggak salah denger.. soalnya bahasa perancis saya agak agak parah… ) . Sok banget deh, kalau enggak pakai bahasa perancis enggak bakalan diladenin sama mereka. Dan harus pesan dulu… antri selama beberapa bulan. Dan harus bayar pula di depan… pake duit euro lah, bukan pakai daun…

Lalu saya hubungi dong klien saya ini… dia setuju saja tuh… harga segitu… dan malah nanyain , fee saya berapa persen hehehhee… sampai enggak enak hati saya bilangnya…

Tapi yang saya seneng sih satu, saya bisa ke Perancis gratis, untuk jemput tas yang diimpikan klien saya ini… hehheh…. Baru pertama kali nih, saya bisa ke luar negeri untuk jemput sebuah tas… Enggak sabar nunggu tas itu jadi… heheheh…Aduh hermes, jangan lama lama dong bikinnya…

Je t’aime Paris, Je t’aime Hermes

Aduh Hermes… I love u…

Jumat, Oktober 10, 2008

MISS JINJING IS FALLING IN LOVE WITH LV SUHALI



Lockit Suhali PM Bag... Miss Jinjing's day to day bag....






Le Fabuleux Suhali

Le Ingeneux PM Suhali



L'impeteuex Suhali



Le Confident Suhali



Miss Jinjing is falling in love with LV Suhali reissue.....

They are just so chic and elegant... just cant resist and an It Bag to die for....Miss Jinjing now is carrying LV Lockit Suhali MM in Black... and it really boost her confident...
L'innageneux Suhali




Lockit Suhali


Lockit Suhali in Gold... One of Miss Jinjing's wish list... hohoho






Le Superbeux Suhali



Le Talenteux Suhali

Sabtu, Juli 05, 2008

GUDANG TAS PREMIUM



Catatan kunjungan ke Guangzhou tanggal 24-30 Juni 2008

Ceritanya nih... setelah empat tahun doing berkenalan dengan seseorang.... saya diajak mengunjungi apartemennya yang disulap menjadi warehouse tas premium yang menurut saya termasuk terbaik di jenisnya... warehouse yang nampaknya dari luar jelek banget... kumuh banget... ternyata dalamnya berinterior cukup mewah...dan isi warehousenya sangat membelalak mata saya.... ternyata dunia pemalsuan tas semakin canggih dan semakin halus....



Warehouse ini hanya diperlihatkan terhadap klien-klien tertentu (umumnya pemilik butik di hongkong, taiwan dan korea) yang benar-benar mereka percaya... dan warehouse ini di jaga oleh dua orang centeng didepannya.... Sebenarnya disini dilarang memotret, tapi saat mereka meleng saya mencuri mengambil gambar...




Saya belajar banyak dari si pemilik warehouse ini... Di warehouse ini, dia juga memiliki satu kamar yang berisi beratus - ratus tas asli ... (ngences dah...). tas asli ini lalu dipretelin satu persatu... lalu dibuat copynya dari potongan-potongan tas aslinya... Dan ternyata nih yang tidak bisa atau sulit dipalsukan adalah metal-metal dari tas tersebut... karena tas-tas bermerek tersebut mempunyai standard berat metal tertentu... misalnya berat zipper atau berat ornamen metal.... Untuk kualitas premium, biasanya jenis atau ketebalan kulit sudah bisa dibuat replikannya....

Saya tidak mendukung pembajakan hak cipta... tapi melalui tulisan ini saya berusaha memberikan wawasan tersendiri betapa parahnya kecanggihan dunia pembajakan tas bermerek...

Sabtu, Maret 29, 2008

BUTIK-BUTIK BARU DI PLAZA INDONESIA DAN GRAND INDONESIA


Grand Indonesia


Beberapa yang lalu saya ada waktu luang jalan-jalan seharian dari siang sampai malam. So Amazing.... banyak sekali butik-butik baru nan mewah dari high end brand di dua pertokoan ini, seperti jamur yang tumbuh di musim hujan...

Di Plaza Indonesia...

  1. Jean Paul Gautier dengan kaos-kaos yang keren-keren ( but please jangan tanya harganya, kesimpulan : Mau Marah... )
  2. Anya Hindmarch
  3. Kate Spade
  4. Marc Jacobs yang butiknya lumayan luas...
  5. Max Mara yang dulunya butik favorit saya, sekarang karena semakin mahal jadi tidak terbeli lagi oleh saya.
  6. Chloe
  7. ck

Di Grand Indonesia


  1. Channel, yang butiknya sangat luas, bahkan lebih luas daripada di Takashimaya, Singapura
  2. Miu-Miu
  3. Giorgio Armani yang melihat etalasenya saja saya sudah ngences
  4. Chloe
  5. George Marciano
  6. DOLCE & GABANNA
  7. Celine
Yang dikabarkan akan segera menyusul dibuka di Indonesia,

Alberta Ferreti, Etro, Stella Mc Cartney, Juicy Couture, Nina Ricci...
Wow... nampaknya sekarang high end brand sudah mengakui kekuatan orang buying power orang Indonesia yang sudah bukan rahasia lagi kaum gila belanja dan yang pastinya high spender untuk kalangan atas yang jumlahnya hanya sangat sedikit namun bagi kalangan ini, the sky is the limit....

Namun ada yang berhari-hari mengganggu pikiran saya...

Grand Indonesia sangat mewah dalam design dan konstruksi, bahkan lapangan parkirnya saja ber AC... Pastinya biaya maintanance nya sangat besar... namun selama saya disana beberapa jam berjalan-jalan, dari jam 5 s/d jam 8 sore , Grand Indonesia sangat sepi seperti kuburan , baik di dalam butik-butiknya, maupun di area publicnya...Saking sepinya saya merasa risih sendiri, karena setiap kali saya lewat, semua mata Sales Assitant yang di dalam butik seperti menoleh ke saya, karena saya sepertinya satu-satunya orang yang lewat. Begitu juga saat saya masuk ke butik-butik, sepertinya mata mereka setajam elang melihat ke saya.

Dan yang juga mengganggu pikiran saya adalah, bagaimana butik-butik itu dapat menutup biaya operasional mereka jika pertokoannya sangat sepi... tapi saya sempat berdiskusi dengan teman saya, milis BSM juga, Rina, Menurut dia, barangkali aja... seandainya saja hanya laku satu piece dalam sebulan ( mengingat harga barang-barang di sana tidak ada yang murah ), biaya operasional mereka barangkali sudah terpenuhi, hahahahaha..... Mungkin juga yah....

Tapi saya sangat prihatin juga... Butik yang terlihat masih ada pengunjungnya dan ada transaksinya saya lihat hanya Gucci dan LV.... mungkin karena mereka tenant lama, jadi sudah punya pembeli tetap.

Anyway... Two Thumbed untuk dunia retail Indonesia.