Kamis, Juli 02, 2009

MEN'S SEXUAL FANTASY

Beberapa tahun yang lalu, saya sempat bekerja dan mendapatkan kesempatan untuk mengelola suatu townhouse yang tidak terlalu besar tapi penuh dengan orang orang bule yang menyewa unit unit yang ada di town house tersebut. Memang sih saya tidak terlalu lama bekerja di sana, tapi saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa dari pengalaman ini.


Di Townhouse yang selalu penuh tenant ini, terdapat beberapa unit yang disewa oleh sebuah kedutaan besar asing di Indonesia untuk para diplomatnya. Harga sewa town house ini tidak murah loh, mulai dari USD 2700 per bulan. Dan mereka biasa mengontraknya langsung selama tiga atau empat tahun. Karena mahal, jadi bukan expat sembarangan yang tinggal di townhouse yang murah ini. Mungkin karena Indonesia sering dianggap tidak aman, maka jarang dari para tenant yang diplomat itu yang bawa istri untuk menetap di Indonesia.


Beberapa dari para tenant yang kebanyakan sudah 40 tahun an ke atas bahkan ada beberapa yang 50 an. Sebagian dari mereka ramah dan baik sekali , dan ada juga sebagian yang memang benar benar tidak mau beramah tamah, kecuali ada yang rusak di unit nya. Ada beberapa yang bisa menjadi teman, dan ada beberapa yang memang amat sangat menyebalkan.


Sebenarnya sih waktu itu jabatan saya sales and marketing manager, halah keren banget enggak sih? Tapi sama bos saya dikasih kerja tambahan jadi operation managernya townhouse itu ( tapi gajinya enggak ditambah ). Oh kasihannya…


Tapi memang agaknya Tuhan punya maksud meletakkan saya disana di usia yang masih sangat muda waktu itu. Sebagai operation manager, saya bak bak sampah yang selalu siap menampung semua keluhan para tenant, dari yang menyangkut kondisi rumah sampai jadi yellow pages nya mereka. Pernah salah satu dari mereka menghubungi saya tengah malam, hanya untuk menanyakan di mana pet shop yang buka 24 jam , karena dia kehabisan makanan anjingnya, sehingga sepertinya anjingnya malam itu sangat kelaparan. Beginian sih masih normal dan wajar, yang sering tidak wajar ini yang sering menimpa saya.


Ternyata tenant tenant ini sering sekali bikin ulah dan bikin kepala saya pusing tujuh keliling melihat kelakuan mereka yang sering banget keterlaluan. Sebagian dari mereka, yang punya kekebalan diplomatik, sering membuat mereka jadi gampang saja melakukan hal hal yang tidak senonoh, karena tahu, mereka tidak bakalan dituntut atau diadili di Indonesia. Dan kekebalan diplomatik yang mereka miliki sering membuat mereka jadi bisa melakukan hal hal yang diluar ambang batas pemikiran orang Indonesia.


Pernah nih suatu waktu, saya jam 6 pagi di hubungi untuk segera datang ke lokasi, karena ada keributan di sana. Saya yang masih ngantuk banget, langsung loncat tanpa mandi lagi, pergi ke TKP. Sampai di kantor yang kecil ini, alangkah terkejutnya saya, ternyata kantor sudah rame banget. Saya terheran heran sekali ketika masuk ke dalam sudah ada perempuan yang babak belur. Lalu saya tanya sama perempuan itu, kenapa dia bisa ada di kantor saya dalam keadaan babak belur. Lalu di mengaku seorang pekerja seks komersial yang diambil si bule dari taman lawang…. Ahhhhhhhhhhhhhhhhhh…. Alangkah terkejutnya saya ketika saya tanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata sehabis diambil, dibawa ke rumah si mister diplomat itu, versi perempuan itu, habis main, si mister diplomat ini tidak mau bayar, yang ada dia malah digebukin. Tapi ketika diperiksa, cerita si mister bule itu justru lebih mencengangkan, kata si bule, dia enggak mau bayar, marah dan kesal karena tidak tahu dan tidak dikasih tau sebelumnya sama perempuan itu kalau dia ternyata wadam. Jadi alangkah terkejutnya ketika dibuka ternyata laki laki dengan burungnya tentunya. Menurut si mister bule, ini jelas jelas penipuan. Tapi benar atau tidaknya si wadam itu sempat terpakai, well, saya tidak tertarik juga ingin mencari tahu. Si bule ngotot tidak mau bayar, dan si perempuan tidak mau pergi dari kantor saya. Akhirnya atas izin bos saya, kami yang membayar si wadam itu agar bisa pulang, karena tidak mau ada keributan di kantor kami.


Selama saya bekerja, sering banget melihat para tenant membawa perempuan yang sepertinya lebih mirip pekerja seks daripada perempuan baik baik. Ciri cirinya sih jelas banget deh, pakaiannya serba ke buka, wajahnya biasanya ajaib ajaib, sorry to say, kadang si inem di rumah kita masih lebih bagus dan lebih harum daripada cewek cewek ini. Dan kadang satu orang bisa bawa dua atau tiga orang sekaligus loh ! Sampai saya berpikir, jangan jangan yang ada di film biru itu memang ada dalam kehidupan nyata.


Pernah pagi pagi buta saya mendapat laporan dari seorang tenant jepang, perempuan yang sangat terkejut di pagi hari, saat membuka jendela unitnya yang menghadap ke kolam renang, dia nyaris pingsan melihat beberapa orang tenant bule dengan beberapa “ ayam “ sedang mabok terkapar , telanjang tentunya habis pesta orgy semalaman. Dan kata satpam satpam di sana, memang mereka mabok berat sampai tertidur dengan bekas bekas sperma dan muntah yang berceceran. Hari jum’at sampai dengan minggu adalah harinya saya bisa dipastikan mendapatkan laporan yang aneh aneh dari satpam atau petugas maintanance. Nampaknya hari jumat sampai dengan minggu harinya para “ bujangan “ berpesta pora dan berasyik masyuk di rumahnya.


Sering beberapa dari mereka memperkenalkan pacar pacarnya , dan tidak beberapa lama kemudian juga memperkenalkan istri dan anak anaknya yang baru datang dari negaranya. Dan yang jelas, pacar pacar mereka, atau lebih tepatnya, “ ayam –ayam “ mereka, bisa dipastikan lebih jelek dan bahkan “ ancur abis” si bandingkan istri istri mereka.


Salah seorang dari mereka, sempat bersahabat dengan saya, Sam, namanya, orang belanda yang bekerja di salah satu perusahaan telekomunikasi Amerika. Dia belum menikah dan nampaknya tidak berniat untuk menikah. Sam adalah salah satu penghuni terlama di town house itu, karena itu enggak heran, Sam sangat dikenal dan mengenal tenant tenant yang lain. Sam sendiri sempat beberapa kali membawa pacar pacarnya ke unit di mana dia tinggal. Pernah saya ngobrol ngobrol dengannya saat petugas maintanance memperbaiki ac centralnya. Ternyata laki laki juga tukang gosip ya bok……. Biar kata bule. Dia menanyakan gosip yang lagi heboh di kompleks itu gara gara seorang ayam, keluar dari unit seseorang dalam keadaan sempoyongan dan nyaris enggak bisa jalan, jalannya ngeggang berat, sampai akhirnya di bopong satpam dari pada bikin pemandangan yang enggak enak. Yang belakangan ketahuan gara gara si ayam habis kena sodok bukan hanya Mr P tapi juga tongkat base ball… Lalu Sam cerita macem macem deh tentang pengalaman dia hampir 8 tahun tinggal di Townhouses ini. Saya sampai keselek keselek dan mendelik delik mendengar cerita Sam.


Saya lalu tanya sama Sam, yang akhirnya mengaku pernah menikah, kenapa sih expat doyan banget maen ayam ayam Indonesia… yang jelas jelas enggak lebih bagus dari istri istri mereka. Jawaban Sam membuat saya yang waktu itu masih muda dan na├»ve tercengang…


“ Well, Amy Darling, sometimes, man has sexual fantasy, that wont get from his respected and intelect wife. Things that wont get from his wife, from a woman with education. Sometimes man need to full filled their sexual fantasy , and when we are drunk, nothing looks prettier or more ugly… what we want is just got what we like to explore, our sexual fantasy “ .


Lalu saya yang masih terkaget kaget, nanya dong sama Sam, apa sih yang dia maksud fantasi seksual yang tidak mungkin didapatkan dari seorang istri, yang perempuan terhormat dan terpelajar… Sam dengan bahasa Indonesia yang sangat lancar bilang, seorang perempuan terhormat dan terpelajar, tidak akan pernah bisa menerima ide threesome, swinger, BSDM ( bondage sadomasosism ), Out door action , sperm facial and shampooing, atau bahkan hanya sekedar untuk menjilat jempol, biasanya seorang perempuan terpelajar bisa murka jika diminta untuk melakukan hal hal seperti ini. Dan hanya “ ayam ayam “ yang bersedia mewujudkan fantasi fantasi mereka hanya demi mendapatkan uang, apalagi kalau dalam bentuk dollar. Apapun yang di minta sama mister bule, pasti dilakukan dengan senang hati, biar sering menyiksa fisik. Dan menurut Sam, ayam ayam Indonesia terkenal sangat murah untuk ekspat yang berpenghasilan dalam dollar, apalagi euro, baik, penurut dan sudah terkenal bersedia melakukan apa saja, dari yang sekedar kinky, sampai yang benar benar ajaib.


Iya bener juga sih, saya, biar kata punya suami yang amat sangat kaya raya, ganteng bak george clooney ( susah ya, saya selera sama yang tua … ), pasti kabur lari tunggang langgang jika di minta sama suami melakukan hal hal yang disebutkan di atas. Enggak banget deh judulnya. Jadi kalau suami punya selera model beginian, hanya ada dua pilihan buat saya, mengundurkan diri, atau menerima, membiarkan, dan menutup mata rapat rapat saat dia melampiaskan fantasi seksual seperti ini.


Dan kata Sam, hal ini tidak berkaitan dengan umur, kedewasaan seseorang. Sering pria pria yang masih muda muda sudah suka fantasy –fantasy seperti ini, sering juga sudah tua belum kapok – kapok atau belum cukup puas akan petualangannya. Selama masih ada kesempatan, bisa bayar, kenapa harus dilewatkan???


Sampai sekarang saya sering berpikir, benarkah demikian dalam realitas? Kalau pria dengan kemampuan finansialnya bisa hidup dengan fantasi fantasi seksualnya, bagaimana dengan perempuan? Bisakah perempuan melakukan hal yang sama, dengan kemampuan finansialnya, memperbudak pria untuk mendapatkan fantasi fantasi seksualnya? Memang dunia tidak pernah adil sama perempuan.

4 komentar:

Ria mengatakan...

Duuh mbak, abis baca curhatannya si bule itu jadi merinding aku bacanya.
Kasian deh sama 'ayam-ayam' itu, demi uang rela diapain aja.

nanaharmanto mengatakan...

salam kenal mbak,

aduuh...ngerinyaaa...
saya mmg pernah denger2 yg begitu. tapi sedetil ini...hoalahhhh...
tapi kasian jg ya ayam2 itu..gimana mereka merelakan apapun demi uang.bahkan mereka harus rela menerima cibiran dan tatapan sinis banyak orang...

salam,

nana

nanaharmanto mengatakan...

salam kenal mbak,

aduuh, ngerinyaa....
saya emang pernah denger yg gituan, tp ga pernah tau segini detilnya, smp pemikiran para bule itu thd ayam2 itu.
kasian juga si ayam2 itu, harus merelakan apapun demi uang. dan harus rela menerima cibiran dan tatapan sinis orang lain.

salam,
nana

rya rika mengatakan...

Amiii....aq punya temen yg cuma mau pacaran sm bule..dia educated, intelek, cantik...dan bukan 'ayam'....Baca blog km,aq jgn wondering..hmmmmhmmm....kira2 alasan dia...Btw, seleranya kok sama sih...Goerge Clooney, Elmo, Donny DP...