Selasa, Juli 14, 2009
FATWA HARAM MAKAN SUSHI DAN SASHIMI BAGI MISS JINJING
The Rest will be in Miss Jinjing Pantang Mati Gaya, coming soon, Dec 09
Sabtu, Juni 27, 2009
JARUM SUNTIK
Kalau ada pemilihan manusia yang paling takut jarum suntik, malaikat juga tahu pasti saya juara dunianya. Dan kalau hadiahnya piala bergilir, mungkin piala itu tidak akan pernah lepas dari saya. Memang benar benar memalukan. Apalagi dikenal sebagai anak dokter bedah senior, alangkah memalukannya jika melihat saya menggelepar gelepar saat mau disuntik bak kambing mau dipotong di rumah potong. Dan apesnya lagi nih, dari ketiga anak nya My Dad, yang paling sering terkapar di meja operasi tuh saya, jadi saya deh yang sering diketawain orang orang di Rumah Sakit saking takutnya saya disuntik. Seingat saya sudah dioperasi sekitar 5 kali, tumor di tangan, tumor di payudara, caesar tiga kali, dan yang terakhir nyaris “ bye bye “ dari dunia yang indah ini. Patah kaki dan patah tangan sudah berulang kali. Robek karena jatuh dan digigit anjing sudah langganan. Jadi sayalah manusia yang paling akrab dengan jarum suntik, benda yang paling menyebalkan di muka bumi di mata saya.
Asal muasal takut nya saya sama jarum suntik ini, karena waktu saya masih balita, My Dad praktek di rumah, dan hampir setiap hari saya mendengar bahkan sesekali melihat anak kecil nangis menjerit jerit dijahit sama My Dad, paling sering sih karena jatuh main sepeda, jatuh manjat pohon, sampai yang kepalanya bocor. Tangisan dan jeritan itu cukup membuat saya trauma. Adik adik saya tidak terkena trauma itu karena saat itu saat itu adik saya, Chiko masih bayi dan Lucy belum lahir, dan saat mereka balita ayah saya sudah tidak praktek lagi di rumah.
Singkat cerita
Trauma itu berkembang sedemikian dahsyatnya, sehingga saya tidak saja takut dengan jarum suntik, tapi juga takut berat ke dokter gigi, selain jarum suntik desingan bor di dokter gigi, bisa membuat saya keringat dingin disertai lemas nyaris pingsan. Dan celakanya, gigi saya juga sangat manja, jadi langganan kesayangan dokter gigi, sebentar sebentar ke dokter gigi. Dan saking terkenalnya saya di rumah sakit akan kecengengan dan kemanjaan, daripada malu maluin, setiap ke dokter gigi, My dad selalu menyertakan beberapa “ajudan” nya untuk mendampingi saya ke dokter gigi. Sebenarnya sih lebih tepatnya untuk jadi sasarana cakar dan cengkraman saya yang super histeris kala disuntik. Tapi karena My Dad orang yang sangat berpengaruh di rumah sakit itu, jadilah ajudannya tidak berdaya setiap ada penugasan mendampingi saya ke dokter gigi. Kasihan banget ya mereka. Mungkin karena kelakuan saya ini, di mata mereka, meskipun sudah 36 tahun, saya tetap anak kecil selamanya di mata mereka. Sampai sekarang saja, mereka masih manggil nama saya dengan nama kesayangan, Non Amy.
Terakhir saat opname gara gara malaria sialan itu, pembuluh darah saya yang kelewat tipis, sehingga jarum infus untuk bayi pun susah sekali masuk ke pembuluh darah, saya terkaing kaing histeris, karena butuh beberapa kali tusuk di tangan saya untuk memasukan jarum infus mini tersebut. Saking seringnya di infus, saya sampai hapal speud nr 22 untuk tangan kanan dan speud nr 24 untuk tangan kiri yang bisa masuk . Butuh 20 orang untuk mencoba memasukan jarum suntik tersebut. Selain memang sulit, mungkin karena sayanya tegang juga. My Dad enggak tega menusuk putri kesayangannya, jadi yang dicemberutin ya paramedis paramedis itu… Dan sepertinya cemberutnya My Dad petaka untuk mereka. Maafin aku ya. Aku tidak bermaksud menyusahkan kalian.
Karena saya tidak ingin anak anak saya bernasib seperti saya, saya berusaha membuat mereka ke dokter jadi menyenangkan, walaupun apapun alasan ke dokter pastinya tidak menyenangkan. Anak saya yang paling besar, Aless, kelakuannya mirip saya, amat sangat penakut di dokter, terutama melihat jarum suntik, karena dia sempat sering melihat grand pa nya praktek dan operasi di rumah sakit. Carlo dan Matteo mungkin seperti Papanya, sangat pemberani di rumah sakit. Carlo malah sejak dulu, setiap diimunisasi, yang ada malah melototin dokternya, Om Dr Alfred Siahan SpA dengan muka marah, sampai dokternya ketakutan sendiri. Carlo memang sering galak kayak Papanya hehehe… Aless dan Matteo manis, sweet boys seperti mommynya, tentunya. Matteo paling hanya teriak sedikit… mmmmmppphhhh… tapi tidak sampai menangis berurai airmata seperti Mommy…
Saya pernah tiba tiba harus masuk rumah sakit, gara gara malaria norak itu, dan ketiga pangeran pangeran kecil saya itu ingin sekali menemani Mommynya yang terkapar lemas. Mereka selalu mencemaskan saya. Karena tidak tahan menahan rasa sakit yang luar biasa karena bolak balik ditusuk untuk masukin jarum infus sialan, saya menangis histeris tidak terkontrol lagi. Eh tiba tiba, Aless bilang sama saya, “ Mama, diam dong, jangan nangis dong, kalau kita yang ke dokter, kita enggak boleh nangis, enggak boleh teriak teriak, kenapa Mama sekarang teriak teriak kalo disuntik??? Ketahuan ya, yang sebenarnya penakut takut disuntik tuh Mama, bukan kita…. “ trus mereka bertiga ketawa ketawa. Gubraaaaakkkkkssssssssssss… waduh, malu banget, ketahuan kartunya deh saya di depan anak anak saya, gara gara saya enggak bisa jaim untuk tidak menangis saat disuntik depan mereka. Terus terang jadi malu hati sendiri deh saya dibuat si Aless.
Dan yang buat saya semakin malu nih, ceritanya, tidak beberapa lama setelah masuk rumah sakit, anak saya, Carlo diimunisasi, eh, tiba tiba dibilang begini sama abangnya, di depan saya….. Aless, tadi aku disuntik, tapi tidak nangis loh, tidak seperti Mamah, aku tidak cengeng…
Duh, malu banget rasanya, mungkin kalau ada kolam, barangkali saya sudah nyemplung ke kolam. Mungkin sudah saatnya saya menyadari kalau anak-anak saya sebentar lagi bukan anak anak lagi. Mereka sudah bisa ngerumpiin saya… duh duh duh…
* Photo, courtesy of Visensia Erina *
Minggu, September 21, 2008
SERIAL CERITANYA OM DR TAGOR SIDABUTAR Sp OBS GYN 2
Ini satu lagi cerita dari Om Dr Tagor... lanjutan obrolan yang sebelumnya, setelah saya tanya sama dia, kenapa ya, sekarang banyak bener orang-orang muda terkena penyakit " aneh " , padahal dulunya kan kita tahunya, kena kanker tuh kalau sudah tua, biasanya diatas 50, tapi kok sekarang usia belasan tahun , kasusnya sudah menyeramkan.....
Lalu cerita lah si Om dokter ganteng ini.... Saya sama tante saya saya sampai ternganga mendengar ceritanya, tante saya yang punya anak perempuan 7 tahun, Chika, sampai nangis pas perjalanan pulang. Cerita ini sebenarnya sama sekali tidak enak untuk dibaca, dan tidak enak untuk didengar, tapi saya harus menceritakan hal ini, supaya kita, para ibu bisa lebih bijaksana dalam menjaga anak perempuan kita dan dalam menyikapi perubahan zaman yang mungkin memang sudah menuju ke akhir zaman.
Yah, gimana ga pada sakit, kata si Om dokter memulai ceritanya, saya saja sampai sekarang masih sering tidak habis pikir melihat anak-anak perempuan zaman sekarang, padahal anak saya juga ada dua orang perempuan. Sekarang saya sering sekali saat praktek sore hari kedatangan seorang perempuan, yang raut wajahnya tidak bisa berbohong berapa usianya. Lalu dengan entengnya, perempuan itu bilang, " Pak dokter, Saya mau Pap Smear !!!" Om dokter yang masih terbingung-bingung kedatangan perempuan muda yang masih bisa dibilang masih ABG. Om dokter yang bijak ini , setelah melihat profile pasiennya yang masih berusia 17 tahun, berusaha menjelaskan bahwa pemeriksaan pap smear itu sebenarnya ditujukan untuk perempuan berusia diatas 30 atau yang memang kehidupan seksnya aktif, tapi tidak untuk anak berusia 17 tahun. Namun pasien kecilnya ini agaknya sudah cukup berpengalaman, lalu dengan entengnya bilang, sudah dok, periksa aja sih.... emangnya kenapa??? ya saya kan juga minta diperiksa karena memang sudah seksual aktif... kata gadis ini dengan entengnya.... Si Om dokter tinggal terbengong-bengong mendengar pengakuan gadis kecil ini yang dengan cueknya datang sendiri ke praktek dokter kebidanan tanpa didampingi orang tua, pacar atau siapapun...
Kejadian seperti ini ternyata bukan sekali-dua kali, tetapi sering kali. Menurut ceritanya Om dokter ganteng ini, malah pernah datang seorang gadis, yang terbilang ABG juga dan dengan entengnya minta diperiksa PapSmear plus periksa darah lengkap... Si Om Dokter sampai terbengong-bengong, dan tambah bengong dan berasa ketampar-tampar waktu dia berusaha menjelaskan fungsi PapSmear dan Tes Darah, si gadis itu berkomentar... " Udah deh dok... ga usah kebanyakan nanya, saya datang ke sini mau periksa, bukan mau pengakuan dosa ???? " Buset deh.... ampun.... ampun... sudah separah itu kah anak-anak zaman sekarang???
Dan satu lagi kejadian, yang membuat saya pusing mendengarkan cerita si Om Dokter...
Pernah ada seorang gadis ABG datang ke tempat prakteknya... Gadis yang satu ini sangat cuek dan boleh dibilang jujur. Saking jujurnya, waktu ditanya sama Om Dokter, dia dengan entengnya bilang, " ya iyalah, harus dicobain semua, kalau ga kan ga tau entarnya enak apa enggak!!!! " Gubrakkkkkkkkssss..... saya sama tante saya mendengarnya saja mau pingsan.... teh celup kali ya.... celup sana, celup sini....
Beginilah gambaran anak muda zaman sekarang. Di satu sisi mereka sudah sangat cerdas dalam melindungi dirinya sendiri, di satu sisi, mereka sudah benar-benar " terbuka " dalam urusan seks.... tidak ada lagi tabu apalagi malu.
Makanya tidak lah mengherankan jika masa sekarang, begitu banyak penyakit kelamin baik menular atau tidak, mematikan atau tidak di mana-mana, sementara penderitanya semakin hari semakin masih muda usianya. Ya itu semua karena kebiasaan seksual yang sudah berubah di masyarakat. Penderita penyakit kelamin yang terlihat adalah seperti gunung es, yang puncaknya hanya terlihat sedikit dipermukaan dan ternyata gunung es yang tidak terlihat sangat besar sekali di bawah permukaan... Ya eya lah... secara celup sana dan celup sini. Perempuannya celap - celup , lakinya juga celap celup..... AIDS,HIV, Kanker Cervix, Gonorhea,Syphillis, dll akan jadi pemandangan yang biasa di masyarakat kita di waktu yang akan datang.
Sekarang saya mengerti, kenapa Tuhan tidak mau memberikan saya anak perempuan, karena kalau saya punya anak perempuan, mungkin saya bisa gila jika seperti cerita di atas... Thanks God.....
Untuk teman-teman yang punya anak perempuan, berhati-hatilah, dan terus ikuti perkembangan zaman... Zaman sudah berubah dan harus disikapi dengan sangat bijaksana....
Safe sex but safe our kids first....
Sabtu, Desember 15, 2007
CHECKLIST PERLENGKAPAN LIBURAN UNTUK BAYI DAN ANAK-ANAK

Saya pengalaman bawa bayi berumur 8 hari naik ke atas pesawat... dan saya mengikuti saran dr Alfred Siahaan Sp Ak. Bayi di atas atas pesawat, saat lepas landas atau mendarat harus minum susu baik ASI atau dari botol. Dengan mengunyah akan mengurangi rasa sakit di kuping. dan kuping di tutup dengan kapas atau penutup kuping. (Alert: Jangan lupa bawa no hp dokter anak yang biasa menangani anak kita, jika terjadi sesuatu dijalan kita tidak langsung panik)
- Pastikan sebelum berangkat anak anda tidur yang cukup, kalau tidak dia bakal rewel dan menyebalkan.
- Jika menggunakan mobil pribadi bawa baby car seat, karena lebih nyaman untuk bayi.
- Bawa mainan atau buku cerita kesayangannya supaya dia tidak bosan selama perjalanan.
- Bawa stok susu dan makanannya yang cukup dan jangan pas-pas an, karena pesawat di Indonesia sering sekali didelay. Bawa botol susu yang cukup, tidak ketinggalan sikat botol dan obat pencuci botol beserta sterilizer.
- Bawa persediaan air putih untuk mengurangi panas dalam akibat terus menerus minum susu.
- Bawa stok pampers yang cukup selama perjalanan, karena siapa tahu di daerah tujuan tidak ada dijual merek pampers tertentu yang biasa dia pakai. Kadang anak tidak cocok dengan pampers tertentu yang tidak biasa dia pakai.
- Bawa perlak besar dan perlak gendong.
- Bawa stok baju dan pampers, bedak, minyak telon dan alas ganti yang berlebih dalam hand carrier, untuk mengantipasi bagasi nyasar atau hilang atau pesawat didelay.
( Alert: tidak semua bandara di Indonesia punya ruangan khusus untuk ibu menyusui )
- Bawa pompa asi, kadang dalam perjalanan jauh ibu sering keletihan dan mengalami kesulitan produksi asi. Atau untuk ibu yang produksinya berlebihan bisa segera dipompa.
- Sediakan thermometer digital yang gampang digunakan.
- Hansaplast untuk kompres jika demam.
- Jangan lupa bawa obat anti mabuk, demam, diare, pilek, anti mabuk, batuk sesuai dengan resep dokter, betadine dan hansaplast serta vitamin penambah stamina untuk anak-anak dalam wadah tersendiri.
- Pompa sedot ingus, dimusim hujan seperti sekarang, anak mudah sekali kena pilek
- Jangan lupa bawa tisu basah (non perfumed) multi guna, tisu wc untuk cebok, problem perjalanan darat di Indonesia, susah menemukan wc bersih yang layak dengan air bersih yang cukup.
- Bawa plastik sampah untuk membuang sampah.
- Bawa kantong muntah selama perjalanan karena tidak semua penerbangan di Indonesia menyediakan kantong muntah.
- Tada iler/slaber/bip jangan ketinggalan supaya baju tidak mudah kotor.
- Shampoo, sabun, dan bedak yang biasa dipakai
- Bawa baju anak-anak yang bahannya menyerap keringat karena anak-anak mudah sekali keringatan.
- Bawa jacket minimal 2 potong.
- Bawa celana kertas khusus anak-anak jika kita malas banyak cucian.
- Bawa baju tidur dan baju main dengan jumlah yang cukup.
- Bawa baju renang dan perlengkapannya ( jangan lupa sun block khusus anak-anak dari Banana boat/ Nivea ) jika berencana untuk berenang ( jangan lupa pelampung/ban berenang ).
- Bawa lotion anti nyamuk khusus anak-anak.
- Jika akan pergi ke daerah endemis malaria seperti Sumatra, Maluku, Banten, Papua,Sulawesi, segera konsultasikan ke dokter anak sebelum berangkat untuk diantisipasi dengan pemberian obat sebelum berangkat. Kadang daerah satu dengan lainnya jenis nyamuk malarianya berbeda.
- Untuk daerah-daerah tertentu, jika berpergian dalam waktu yang cukup lama, perlu diwaspadai meningitis. Pencegahannya dilakukan vaksin sebelum berangkat.
- Waspadai juga nyamuk demam berdarah karena belum ada obat untuk mencegahnya. Perhatikan lingkungan sekitar tempat tinggal di daerah tujuan. Nyamuk demam berdarah dapat terbang sejauh dua kilometer....
Perjalanan Musim Dingin
- Mantel/coat anak-anak
- Jaket tebal khusus Winter
- Sweater hangat dari wol atau cashmere
- Kaos Turtle Neck
- Baju dalam
- Long John
- Minyak penghangat tubuh (kayu putih atau telon)
- Sepatu boot kulit (bisa sekalian yang bisa buat main/jalan di salju, ada geriginya ditelapak)
- Kaos kaki panjang
- Syal hangat
- Topi
- Sarung Tangan
- Penutup kuping khusus winter
- Pelembab khusus anak-anak
- Obat mimisan sesuai resep dokter (problem orang Indonesia di daerah dingin mimisan)
- Baju tidur yang cukup hangat
- Stocking khusus anak-anak
- Outlet Mother Care (PIM2)
- Outlet Guess Kids
- Outlet GAP
- Pasaraya Grande Blok M
- Pasar ular Tanjung Priok (Tapi harus ditawar habis-habisan)
Have a nice holiday Dahhhhrrrrllliiingggssss... stay happy....and have fun...
Cheers
Amy
Selasa, November 27, 2007
SEXY LINGERIE

Saya melihat dari sekeliling saya, nampaknya orang Indonesia belum mau keluar uang lebih untuk membeli pakaian dalam (lingerie) dengan kualitas terbaik, oleh karena itu industri pakaian dalam indonesia tidak berkembang dan juga terhambat oleh masuknya produk cina yang murah meriah.
Saya selalu cemburu dengan orang yang berbadan langsing dan berpayudara kecil. Nampaknya mereka tidak pernah kesulitan membeli pakaian dalam, sepertinya semua model cocok dengan mereka.
Saya adalah orang yang seumur hidup kesulitan membeli pakaian dalam karena postur tubuh saya yang sedikit tidak biasa. Ukuran lebar bahu saya kecil, sedangkan payudara saya besar, sementara panggul dan pantat kecil, sehingga saya tidak bisa membeli pakaian dalam yang satu set. Produk lokal atau cina yang ada dipasaran tidak ada yang pas karena biasanya varian ukurannya terbatas, mis : 34 a,b,c atau d, sedangkan produk import amerika atau eropa lengkap dari aa hingga dd. Kalaupun beruntung ketemu yang pas, selalu bermasalah dengan talinya. Tali dan karet pinggir produk lokal gampang melar. Problem paling sering, muat cupnya, tali lingkarnya kebesaran, muat tali lingkarnya, cupnya kekecilan dan tali sering tidak kuat dan tidak nyaman.
Karena itu, mau tidak mau terpaksa beli produk eropa/amerika seperti Maidenform, Mark and Spencer, Victoria Secret, Lily Marlene. Dari semua merek diatas jika dijual di Indonesia harganya tidak ada yang murah. Bra Mark and Spencer kalau tidak ada sale harganya sekitar 500rb rupiah. Karena varian ukuran yang banyak, bisa didapatkan bra yang benar-benar nyaman. Tiap model bisa dikenakan dengan nyaman dengan ukuran yang berbeda oleh satu orang. Saya memakai model, push up, racerback, korset, strapless dengan ukuran yang berbeda.
Dari semua merek yang paling nyaman dikenakan payudara bear adalah merek Maidenform karena karet pinggirannya sangat halus dan elastis (lycra 100%), hingga meskipun lama dikenakan, tidak menimbulkan nyeplak merah dikulit, seperti mengenakan bra murah.
Saya paling senang belanja Lingerie di Italy, selain sexy, selalu ada ukuran untuk saya. Orang Italy suka sekali pakai lingerie satu set ( celana,bra,baju tidur bahkan dengan stocking dan pengaitnya ke celana dalam ). Mereka juga selalu menyamakan warna lingerie dengan pakaian yang dikenakan. Saya pernah mencoba membeli semua satu set. Jika semua dipakai, stocking dan pengaitnya itu loh... yang bikin kesan sexy dan nakal... hehehehe.... Mantan pacar saya sampai merem-melek melihatnya... hehehehhe...........
Saya paling suka lingerie warna kulit, hitam, kalau putih buat tambah gemuk. Warna kulit memberi kesan clean dan innocent dan hitam kesannya sexy, apalagi jika dikombinasikan dengan renda (lace).
Menurut saya ada tujuh jenis bra yang harus dimiliki perempuan sbb.:
1. Full Cup (cupnya menutupi hampir semua tampak depan payudara)
2. Demi Cup (cupnya menutupi setengah dari tampak depan payudara)
3. Racer Back (tali silang dibelakang, biasanya sport bra atau untuk baju yang nampak ketiak)
4. Push Up (menonjolkan payudara)
5. Wireless (tidak memakai kawat untuk kenyamanan sehari-hari)
6. Convertible ( talinya bisa di bongkar pasang )
7. Low back Halter ( untuk baju nampak punggung )
Untuk korset paling bagus merek Lily Marlene buatan Philipina, di Jakarta dijual di butik B18 PIM & CIKINI, dipakai sangat nyaman, namun pilihan warnanya tidak terlalu banyak. SORELLA juga ok, tapi kurang nyaman jika dikenakan terlalu lama.
Sewaktu masih sering ke eropa, saya paling senang beli camisole atau blus model Bodysuit. Buat saya bodysuit itu bagus sekali, selain tidak gampang kusut dan dudukannya tetap. Hanya kalau mau pipis saja jadi ribet.
Untuk pakaian dalam, terutama bra, ada harga ada kualitas. Kualitas yang baik membuat postur tubuh lebih baik dan kita yang memakainya jadi lebih percaya diri. Semahal apapun baju yang kita kenakan jika tidak didukung pakaian dalam yang baik pasti jatuhnya pakaian dibadan tidak terlihat bagus.
Celana dalam juga menentukan jatuhnya celana atau rok dikenakan. Pilihan celana dalam yang
salah sering merusak pemandangan, terutama jika memakai celana hipster, padahal ada celana dalam khusus hipster. Atau jika memakai gaun supaya tidak nyeplak di gaun pakai model tanga, atau celana dalam dengan potongan belahan tinggi. Kalau saya endiri lebih mengutamakan yang nyaman dipakai.
Untuk baju tidur dan camisole saya suka yang berbahan sutra atau satin dengan kombinasi lace, rasanya sexy sekali, apalagi jika warna kulit, hitam atau baby pink, polos tanpa motif diatas lutut.
Saya berharap sekali ada designer Indonesia yang mau fokus ke lingerie yang berkualitas, karena saya sebenarnya lebih senang membeli buatan Indonesia.
Minggu, November 25, 2007
CHECKLIST FOR PREGNANT AND MOM TO BE

Sejak tulisan saya cheklist perlengkapan bayi saya release, tulisan itu jadi hit di blog ini... tapi saya kebanjiran pertanyaan... ''mana dong... cheklist untuk mom to be nya....''
2. Kemeja-kemeja kancing depan.
Pad ini supaya Asi tidak rembes ke baju. Pad ini ada yang sekali pake buang, ada yang bisa
dicuci. Produksi Mother Care, Avent, Pigeon adalah yang terbaik.
5. Celana Dalam Khusus ibu hamil. (Mother Care juga mengeluarkan yang sekali pakai
buang).
6. Sisir halus untuk menggaruk perut yang gatal ( jika digaruk dengan tangan dapat
menimbulkan bekas.
7. Massage Cream ( Kalau lagi hamil enak sekali jika dipijit secara rutin ).
8. Antistretchmark Cream (Clarins tetap terbaik, Mothercare dan St Michael juga
ok).
9. Bantal Guling khusus yang berukuran agak besar untuk menyangga perut ketika tidur.
10. Cream khusus untuk mendinginkan kaki dan telapal kaki (Mother Care)
11. Salep khusus untuk mengurangi ketegangan kaki dan tulang belakang (Kamilossan
Ointment.
12. Baby Monitor untuk mendengar bayi didalam perut (MotherCare).
13. Panty Liners, karena semakin tua kehamilan, semakin lembab dan banyak cairan keluar
dari area vagina.
14. Penyangga perut selama masa kehamilan dari Nexcare
15. Diary.... believe me... it works to minimize stress and fear......
16. Multivitamin sesuai resep dokter.
Keperluan Ibu melahirkan
1. Tas Travelling yang agak besar ( beserta isinya disiapkan minimal 2 minggu sebelum waktu
perkiraan persalinan.
2. Pembalut khusus persalinan.
3. Piyama atau daster kancing depan.
4. Blus Kancing depan
5. Celana dalam ( supaya tidak repot pakai saja yang disposable )
7. Bra Menyusui (kancing depan)
8. Breast pad (supaya tidak repot pakai saja yang disposable).
9. Nipple Shields ( pelindung puting payudara ada dari pigeon, mother care,avent, chicco).
10. Breast Feeding Relief Pads dalam bentuk kantong gel dari Mother Care.
11. Post Natal Relief pads dalam bentuk kantong gel untuk payudara dari Mother Care.
12. Korset khusus melahirkan atau gurita khusus melahirkan.
13. Handuk khusus orang melahirkan (jika tidak ada pakai saja yang ukuran ekstra large).
14. Perlengkapan mandi dalam satu kantong.
15. Perlengkapan kosmetik dalam satu kantong
16. Kamera
17. Pompa ASI ( ada yang manual/electric, Pigeon, Mother Care, Avent, Chicco,dll. )
18. Bantal menyusui kecil untuk kepala bayi dan yang besar melingkar di pinggang untuk ibu.
19. Perlak Menyusui untuk dipangkuan ibu.
20. Alas menyusui untuk di pundak dan dipangkuan.
21. Krim untuk pijit dari sari ayu, mother care, mark and spencer, dll...
22. Krim untuk puting payudara dari Mother Care
23. Krim untuk strechtmark
24. Diary bayi
25. Botol susu untuk menyimpan ASI.
26. Set Baju Bayi lengkap dengan topi, sarung tangan dan kaki, selimut dan baju hangat,
untuk pulang ke rumah
Untuk disediakan di rumah
1. Kursi untuk menyusui
2. Steril botol
3. Thermometer
So... enjoy your most precious moment....