Rabu, Desember 26, 2007

PALEMBANG SURGA TEKSTIL


Oh My God...........kain-kain tradisional Palembang luar biasa indahnya... Seharian ini saya menghabiskan waktu menikmati keindahan kain-kain palembang......dari yang high class koleksi Zainal Songket di Hotel Aston sampai yang di pusat penjualannya di Kompleks Ilir Barat Permai , samping Ramayana ( tapi harus jago nawar dan mengenal mutu-mutu songket ). Selama ini yang saya tahu, hanya songket Palembang.. ternyata banyak sekali loh jenis lainnya yang tak kalah indahnya.

Tajung ( untuk laki-laki )/ Blongsong ( untuk perempuan dan satu set dengan selendangnya ), kalau dilihat sekilas, mirip sekali dengan sarung tenun sutra makasar, kotak-kotak atau motif geometri, tapi harganya seratus ribuan yang sutra dua ratus ribuan. Saya sudah bayangkan pasti indah sekali dipakai dengan kebaya moderen.

Batik Palembang, ada yang sutra, ada yang rayon, dll... motifnya berbeda dengan batik jawa, agak mirip dengan batik Jambi, warnanya kebanyakan warna-warna tanah, jarang sekali yang warnanya terang. Selain motif bunga, ada gambar kapal, ikan bahkan jembatan. Sutra sarimbit ( untuk suami-istri ) harganya sekitar mulai dari 400rb an, yang bukan sutra mulai dari 300rb an... selain yang konvensional, ada juga yang sudah diberi prada, atau sentuhan emasnya...tapi saya suka yang konvensional... lebih terlihat mahal.

Jumputan yang dipopulerkan oleh Ghea Panggabean nampaknya sekarang sudah mulai come back lagi....warnanya jauh lebih cerah.... harganya yang satu set sutra untuk bawahan, atasan, selendang sekitar mulai dari 400rban....

Sutra Palembang dengan motif-motif abstrak dan gradasi warna sangat cantik. Ada yang bunga-bungaan, kupu-kupu, burung, dll... ada yang sudah dibentuk pola, ada yang belum. ada yang satu lebar 2m, 2,25 m , 2,5m, 2,75m... tergantung keperluan... biasanya sih untuk gamish atau kaftan yang banyak makan bahan... harganya yang organdi mulai dari 120rb an dan mulai dari 200rb an yang sutra/ lembar. yang satu set lengkap untuk bahan organdi mulai dari 250rb an dan yang sutra mulai dari 350rb an

Songket Palembang

Dahulu tidak sembarangan orang bisa memakai kain songket, hanya keluarga sultan dan kerabatnya...baru setelah zaman penjajahan kaum kaya raya dan pejabat tinggi atau amtenaar mulai memakai songket. Orang Palembang sangat menghargai songket Palembang dan dijadikan bagian dari hantaran lamaran,pernikahan, nujuh bulanan dan harta warisan... sampai ada anekdot, jika di Palembang terjadi bajir besar, yang diselamatkan seorang perempuan Palembang bukan anaknya, melainkan kain songket warisan leluhurnya... hahahaha.... ga tau deh benar atau tidak????

Cabutan, dibuat dari benang yang di cabut dari songket tua yang sudah tidak layak pakai... jenis ini harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah jika benang emasnya masih asli

Sutra Thailand, berbahan dasar sutra dari Thailand, namun benangnya ditenun di Palembang, sangat cantik nyaman dipakai dan terasa ringan... harganya mulai dari 4 juta rupiah untuk sarung dan selendangnya... Produksi Zainal Songket berlabel 5 juta rupiah.

Kristal, berbenang kristal,lebih terang dari benang konvensional, namun benang kristal katanya mutunya juga ada kelas-kelas tertentu... yang kelas 2 mulai dari 1,5jtan sedangkan yang kelas satu mulai dari 2,5 jutaan dan Zainal Songket berlabel mulai dari 3 jutaan... cantik dan cerah sekali... sekarang juga banyak sekali yang berbahan dasar warna pastel jadi berkesan muda... sesuai dengan selera saya.

Songket konvensional juga sudah banyak yang bagus dan ringan. Pilihan warnanya juga sangat bervariasi... harganya mulai dari 700rb an...

Alamat-alamat Tempat Jual Songket di Palembang...

  • Zainal Songket, Hotel Aston, Palembang Square.
  • Kompleks Ilir Barat Permai, samping Ramayana, jika tidak ada yang antar, jangan sungkan tanya supir taksi,karena tempat ini ngetop banget...
  • Serengam Setia, Jl. Ki Gede Ing Suro no.164
  • Rumah Limas Azis, jl. Demang Lebar Daun No.51
  • Songket Cek Ipah, Jl. Ki Gede Suro
OK... jangan ragu untuk mengkoleksi songket, karena tidak ada ruginya... makin tua, semakin mahal... dan sngket sekarang juga keren-keren loh... tidak berkesan tuwir sama sekali....

selamat mencoba.... dan bantu melestarikan budaya Indonesia....

salam

BSM

Tidak ada komentar: