Sabtu, Oktober 04, 2008

IMAGINARY INTERVIEW MISS JINJING WITH PRABOWO SUBIANTO



Miss Jinjing is a big fan of Prabowo Subianto ( 08 ) .... ( jangan ada yang sewot yah.... habis Jendral ini tetap awet muda, penuh kharisma dan.... sexy.... dan satu lagi, Miss Jinjing doyan sama yang berseragam... lalet ijo :)

Lokasi : Istal Kuda milik Bapak Prabowo Subianto

MJ) Selamat Sore Pak, aduh... Bapak keren banget.... ( mau bilang masih sexy takut ah... )
08) Selamat Sore dear... ( 08 senyum senyum manis )

MJ) Pak, Istal kudanya bagus banget, saya mau ngelamar jadi tukang mandiin kuda boleh ga?
08) Aduh masa cantik begini mau jadi tukang mandiin kuda? ( 08 muka bingung.com )
MJ) Iya, biar bisa ketemu Bapak terus..... ( MJ dengan blink-blink mata genitnya )
08) Aduh.. kamu godain saya terus deh...

MJ) Pak, Saya ini pengaggum berat Bapak, saya juga seneng banget dengan iklan-iklan Bapak di TV... so touchy.....Boleh tahu ga pak, konsultan PR Bapak siapa sih, kok hebat banget....
08) Tuh, kan kamu ge er in saya lagi... rahasia dong PR konsultan saya, nanti dibajak sama incumbent lagi.... hahhaha.....
MJ) Ngerti Pak.... siap salah.... hahahha
08) Halah, kamu ngerti ya bahasa militer????
MJ) Kan penggemar Lalet Ijo, hahahhaha
08) Miss Jinjing, you are so damn funny, ini mah bukan diwawancarai, tapi digodain terus, hahhaha.....

MJ)Pak, bagaimana nih, ekonomi Indonesia tidak membaik sudah 10 tahun sejak krisis, yang ada malah tambah parah, banyak orang susah makan, saya saja sekarang sudah tidak bisa beli barang-barang branded....
08) Makanya, pembangunan itu harus sistimatis, membangun fondasi itu dari bawah ke atas, bukan dari atas ke bawah, jadi harus dimulai dari bawah dulu... dari grass root, petani, nelayan, peternak, pedagang di pasar, dan harus ada gerakan besar-besaran untuk menggerakan mereka, bukan sekedar penyuluhan, masuk TV , habis itu petaninya ditinggalin dengan panen yang gabahnya tidak ada isinya , hahhahaha...Upaya mensejahterakan petani sebetulnya telah dilakukan sejak dulu. Sayangnya petani kita masih terjerat oleh belenggu kemiskinan yang tak berujung pangkal. Untuk itulah maka kedepan mensejahterakan petani tidak cukup hanya dengan tekad atau jargon politik. Justru yang lebih dibutuhkan adalah langkah langkah nyata di lapangan. Revitalisasi Pertanian dan revitalisasi petani merupakan pilihan yang tepat untuk dikembangkan. Hanya penting dicatat, bahwa yang dibutuhkan bukan sebuah revitalisasi yang sifatnya wacana, tapi sebuah revitalisasi pertanian sekaligus petaninya yang lebih berkualitas serta berpihak secara nyata terhadap jeritan petani itu sendiri.Idealisme semacam ini mestinya mendarah daging pd setiap pemimpin yg diberi amanah mengelola negeri agraris.

MJ) Wah, Bapak, bisa juga nyindir, saya tahu tuh yang Bapak sindir siapa hhahahah... ga heran Bapak ketua HKTI.....
08) kamu bisa saja yah.....

MJ) Pak, Gimana nih, masalah korupsi, saya mau nuntut Bapak nih, buat meminimalisirnya, dihapus kayaknya sudah susah ya Pak, sudah mendarah daging kayaknya...
08 ) Bisalah dear.... asal semua pihak ada itikad baik....perang melawan korupsi memang telah dilakukan sejak lama.Bangsa ini sudah sepakat bahwa korupsi merupakan musuh pokok pembangunan yang secepatnya harus dihilangkan dari negeri tercinta.Korupsi bukan hanya merupakan perilaku hidup yang bertentangan dengan norma kemanusiaan, namun dalam jangka panjang, korupsi pun akan mewariskan sistem nilai yang merusak proses pembangunan. Oleh karena itulah, bila saya diberi amanah untuk menjadi RI 1, tentu dengan dukungan semua komponen bangsa, maka prioritas utama yang akan ditempuh adalah berjuang secara serius guna memerangi korupsi hingga tuntas. Caranya tentu tidak akan mengumbar jargon, tapi akan bekerja secara nyata dan tuntas.

MJ) Pak, Menjanjikan pendidikan gratis tidak??? nanti kalau kampanye???
08) Dear, dimana-mana , yang namanya bagus itu tidak ada yang gratis, sekalipun di Amerika Serikat, Pendidikan yang paling bagus sekalipun tidak ada yang gratis... Banyak sih yang dalam kampanyenya pendidikan gratis, tapi lihat saja hasilnya setelah kampanye???ternyata dalam praktek kesehariannya tidaklah semudah yang dikatakan.Disamping, kata kata gratis tersebut kurang memperlihatkan " daya juang ", juga kurang mendidik. Pengalaman BLT, ujung ujungnya banyak salah sasaran. Banyak warga masyarakat yang merasa bangga bila dirinya dikatagorikan kedalam kelompok warga miskin. Padahal kita sudah sepakat bahwa kemiskinan adalah musuh utama pembangunan. Kemiskinan perlu diberantas hingga tuntas. Kemiskinan secepatnya perlu dirubah menjadi ketidak miskinan.Nah, kalau mentalitas masyarakat sudah terjerat kedalam sikap hidup yang demikian, maka dikhawatirkan bahwa bangsa kita akan terpola kedalam bangsa peminta minta, bukannya menjadi bangsa pemberi. Pendidikan gratis jangan terus terusan dijadikan alat politik. Justru rakyat perlu diberi pandangan yang lebih rasional, ketimbang disentuh emosionalnya semata. Arinya kita diminta untuk mengkampanyekan pendidikan murah saja. Ini penting dihayati. Rakyat kita perlu diberi pencerdasan bukan sekedar dinina bobokan oleh jargon jargon politik. Rakyat penting untuk diberdayakan dan dihormati keberadaannya. Dan di bidang pendidikan ternyata rakyat pun memerlukan nilai nilai baru yang mampu membangun jati dirinya selaku bangsa yang cerdas dan bermartabat.
MJ) oooooooooooooooooooohhhhhhhhhhhh ( panjang sambil terkagum-kagum akan kecerdasan Jendral yang ganteng ini )

MJ) Pak, Bagaimana pandangan Bapak tentang TKI??? kok perasaan saya, makin banyak saja yang disiksa bahkan dihukum mati di negeri orang? Jujur loh Pak, saya prihatin...
08 ) Wah, saya salut sama kamu, ternyata masih punya kepedulian juga yah...TKI sebetulnya merupakan aset bangsa yang potensil, bukan dipandang sebagai liability.Oleh karena itu itu, baik TKI yang legal ataupun yang ilegal mesti kita pandang sebagai aset negara yang penting dioptimalkan peranannya. TKI yang legal sudah mengikuti aturan yang ada. Prosedur, proses dan pelaksanaannya sudah berjalan sedemikian rupa, walaupun disana sini masih ada kasus yang muncul kepermukaan.Sedangkan yang ilegal perlu ditata ulang mekanisme pengiriman mereka sehingga menjadi legal. Selain itu, kita juga perlu menyiapkan sebuah Grand Desain dari TKI kita, lengkap dengan Road Map yang dapat diakses secara transparan. Melalui grand desain itulah kita revitalisasi berbagai kekurangan dan kelemahan yang selama ini ada. Termasuk didalamnya pemantapan pola operasionalnya. Peningkatan kualitas TKI agar lebih sesuai dengan tuntutan pasar kerja, perlu dilakukan.Sedangkan manajemen pengiriman dan penerimaan TKI juga perlu dikaji ulang dan dicari solusi terbaiknya. Esensi inilah yang perlu kita lakukan bersama.

MJ) Pak, menurut Bapak, hakekat kemiskinan itu apa??? Perasaan makin hari saya makin miskin, kalau mau pergi ke luar negeri, makin mahal beli dollarnya, terus sekarang saya sudah tidak bisa belanja-belanji lagi nih...
08 ) Aduh Miss Jinjing... Kamu ini nih yang bikin devisa negara kita lari ke negeri orang. Dukung dong barang-barang buatan Indonesia, maka kamu akan membantu petani, peternak, nelayan, pengrajin, lepas dari kemiskinan...l,sudah sejak lama kita perangi.Sudah banyak kebijakan yang diluncurkan untuk menyelesaikannya.Tapi kemiskinan tetap saja melestari di negeri ini.Begitulah nuansa kemiskinan. Semangat untuk " membumi hanguskan " nya seolah olah membentur tembok yang kokoh.Kemiskinan rupanya tak cukup hanya dijawab lewat sebuah jargon.Apalagi hanya sebuah kemauan politik.Justru yang lebih penting adalah bagimana kemampuan kita dalam melakukan " terobosan " yang cerdas dan berkesinambungan melalui langkah yang komprehensif dan langsung menukik keakar persoalannya.Paling tidak ada 2 hal yang perlu memperoleh penekanan dalam mengatasi kemiskinan,yaitu melalui " Pendidikan " dan " Penciptaan lapangan pekerjaan ".Memerangi kemiskinan tidaklah cukup dengan hanya memberikan subsidi yang sifatnya karikatif ataumemberi BLT misalnya.Namun perang melawan kemiskinan mestilah dimulai dengan mencari sumber sumber mengapa orang menjadi miskin.Terapi ini perlu ditempuh agar setiap kebijakan yang dipilih benar benar mampu menyentuh " felt need " masyarakat miskin itu sendiri. Dengan mengoptimalkan penciptaan lapangan kerja,menggerakan sektor riil di pedesaan serta mengembangkan model pendidikan yang tetap,tentunya kita optimis bahwa kemiskinan akan terselesaikan.Hanya penting dipahami bukanlah tugas Pemerintah semata,namun keterlibatan dunia usaha dan stakeholder pun menjadi penting dan strategis. Kemiskinan mesti dituntaskan secara sistemik,tidak hanya parsial.Esensi inilah yang terpenting.
MJ) Ampun Pak... siap salah lagi nih...

MJ) Satu pertanyaan lagi boleh tidak Pak?
08) Whatever dear....
MJ)Pacar Bapak sekarang siapa??? kata teman-teman saya, you are the most eligible bachelor in this country... hahhahah
08) Tuh kan.. kamu godain saya lagi, gawat nih wartawan kayak begini, saya jadi salah tingkah terus, hahhaha....

MJ) Pak, terima kasih atas waktu dan kesediaannya menerima saya... Saya jadi makin ngefans saja sama Bapak.Semoga Bapak berhasil dengan perjuangan Bapak, saya akan selalu mendoakan Bapak, dan bersedia membantu.
08) Terima Kasih , Cantik....
MJ)Pak... boleh pinjem kudanya tidak, pengen nih naik kudanya.. Kudanya bagus bagus banget.. banyak banget lagi...
08) Okay, Ayo naik sama saya, saya bawa jalan-jalan... sekalian lihat pemandangan disekitar sini...
MJ) OMG.... bener Pak....??? ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

( selanjutnya... jangan pada sirik.... )

9 komentar:

Monic mengatakan...

MJ, ini bukan bagian dari iklan gerindra kan?
:D

Anonim mengatakan...

Dear... MJ bukan bagian dari partai gerindra sama sekali.... MJ hanya pengaggum berat 08, thats all...

Monic mengatakan...

GOOD!
MJ boleh ngefans ama siapa aja
kapan nih wawancara ama bapak wiranto ato bapak sjafrie sjamsudin. jaman demo gede-gedean dulu sapa sih yang gak deg-degan liat pak sjafrie interview di tipi
:P

Anonim mengatakan...

Emmmm Jeeeeee....Ngefans sama yang berseragam? Ya ya ya...saya suport dari belang, Semua harus berseragam nih keknya....Tapi...si mantan pacar urusannya gimana? (ampun Bang).

S.Mulia mengatakan...

Imaginary Interview?
Biasanya di lakukan pada orang yang sudah meninggal Bos!

amelia mengatakan...

@mas sonny.... mas, suka hati dong... mau orangnya masih idup kek, atau mati kek... kalau ga suka ya ga usah dibaca.... hheeeheheh

S.Mulia mengatakan...

Bukan ga suka, Tapi ya itu lah imaginary interview itu di peruntukan bagi orang yang sudah meninggal. Ada common sense disana. Saya pernah buat imaginary interview tentang seorang tokoh, dan Tokoh tersebut protes keras karena dia masih hidup. Itu aja.. :P

Anonim mengatakan...

@mas sonny... ya kalau anda diprotes kan bukan berarti saya diprotes juga kan... kayaknya selama ini yang sepertinya keberatan dengan judul artikel ini hanya anda deh...

tapi terima kasih banyak untuk tanggapan anda...

amelia masniari

Anonim mengatakan...

Lucu.
Ada komen dari yg di interview gak?